Senin, 22 Oktober 2012

Tugas Pembelajaran PKN di SD


TUGAS 1
PDGK-4201
PEMBELAJARAN PKN DI SD


1. Mengapa dan untuk apa mata pelajaran pendidikan kewarganegaraaan diberikan di SD / MI ?
Jawab : Mata Pelajaran PKn merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter seperti yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945 (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006).
Adapun tujuan dari mata pelajaran PKn seperti dituliskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 adalah agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan
2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi
3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter- karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya
4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi

2. Apa esensi tujuan pendidikan nasional yang merupakan porsi utama Pkn ?
Jawab : Untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

3. Jelaskan fungsi pendidikan kewarganegaraan !
Jawab :a)sebagai sarana pembinaan watak bangsa (National Character Building) dan pemberdayaan warga negara.
b) Mengembangkan dan melestarikan nilai, moral pancasila secara dinamis dan terbuka dalam artian bahwa nilai moral mampu menjawab tantangan yang terjadi di masyarakat tanpa kehilangan jati diri bangsa yang merdeka dan berdaulat.
c) Mengembangkan dan membina manusia Indonesia seutuhnya yang sadar politik dan konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945.
d) Membina pemahaman dan kesadaran terhadap hubungan antar warga Negara dan Negara.

4. Berikan 2 alasan bahwa Pkn sebagai pendidikan nilai dan moral !
Jawab : 1. Materi Pkn adalah konsep-konsep nilai Pancasila dan UUD 1945 beserta dinamika perwujudan dalam kehidupan masyarakat negara Indonesia.
2. Sasaran belajar akhir Pkn adalah perwujudan nilai-nilai tersebut dalam perilaku nyata kehidupan sehari-hari.
5. Jelaskan mengapa pendidikan nilai di Indonesia bersifat tidak sekuler !
Jawab : Karena negara tidak melepaskan pendidikan nilai keagamaan dari tanggung jawabnya, maka pendidikan nilai moral di Indonesia mencakup nilai moral keagamaan dan nilai moral sosial dan nilai sosioestetika.

6.jelaskan apa fokus muatan isi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan !
Jawab : Memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

7. Sebutkan dan jelaskan karakteristik bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan !
Jawab : Bidang studi PKn merupakan suatu bidang kajian ilmiah dan program pendidikan sekolah dan diterima sebagai wahana utama dalam esensi pendidikan demokrasi di Indonesia. Dalam paradigma baru bidang studi PKn terdapat beberapa karakteristik, yaitu:
1) Civic Intellegency, yaitu kecerdasan dan daya nalar warga negara yang baik dalam dimensi spiritual, rasional, emosional, maupun sosial.
2) Civic Responsibility, yaitu kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
3) Civic Participation, yaitu kemampuan berpartisipasi warga negara atas dasar tanggung jawabnya, baik secara individual, sosial, maupun sebagai pemimpin hari depan.

8. Jelaskan keterkaitan pendidikan kewarganegaraan dengan IPS !
Jawab : Keterkaitan PKn dengan IPS sangat kuat. Hal ini dikarenakan sebelum menjadi Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan yang menurut Kurikulum tahun 1994 diberi nama Bidang Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (sebagai upaya mewujudkan pesan UU sistem Pendidikan Nasional No. 2 Tahun 1989 khususnya Pasal 39 Ayat (2) dan (3), Bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan adalah bagian dari Bidang Studi IPS. Bidang Studi IPS mencakup aspek Geografi, Ekonomi, dan Sejarah, Pancasila serta UUD 1945 yang menyangkut warga negara serta pemerintahan. Kemudian terjadi pemisahan menjadi Bidang Studi IPS yang mencakup aspek Geografi, Ekonomi, dan Sejarah, dan Bidang Studi Pendidikan Moral Pancasila yang mencakup Pancasila serta UUD 1945 yang menyangkut warga negara serta pemerintahan. Dimana Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan terdapat pada kurikulum 1968, kemudian pada kurikulum Tahun 1975, 1984, dan 1994 tidak ada, baru muncul kembali pada kurikulum tahun 2006.

9. Jelaskan nilai-nilai kebangsaan yang diperlukan di Era Globalisasi !
Jawab : a. Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b. Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
c. Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan dan berakhlak mulia, toleran, rukun, dan damai.
d. menjamin kondisi aman, damai, tertib, dan ketentraman masyarakat.
e. Perwujudan sistem hukum Nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran.
f. Perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi.
g. Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat, bermanfaat, bebas dan proaktiv bagi kepentingan nasional dalam menghadapi perkembangan global.

10. Jelaskan kewajiban warga negara dalam membela negara !
Jawab : Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 ayat (1) tertulis bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.” Dan ayat (2) “Usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sishankamrata (TNI dan POLRI sebagai komponen Utama dan Rakyat sebagai komponen Pendukung)” Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Unsur Dasar Bela Negara yaitu Cinta Tanah Air, Kesadaran Berbangsa & bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa & negara, dan memiliki kemampuan awal bela negara. Sedangkan Wujud bela negara ( UU No 3 Tahun 2002 ) seperti Pendidikan Kewarganegaraan, Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela dan Pengabdian sesuai profesi.


Senin, 08 Oktober 2012

Penerapan Nilai Juang


PKN di SD

Penerapan Nilai Juang di Lingkungan Keluarga
Sikap keteladanan dan nilai-nilai luhur pahlawan di lingkungan keluarga dapat diterapkan melalui hal-hal
berikut:
a. mencintai dan menyayangi orangtua;
b. menaati segala nasihatnya;
c. mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas-tugas dengan serius, ulet, dan rajin;
d. disiplin terhadap waktu;
e. berbuat sopan terhadap ayah, ibu, saudara dan anggota keluarga lainnya di rumah;
f. menjaga hubungan baik dengan tetangga;
g. rajin belajar dan pantang menyerah untuk meraih prestasi yang diinginkan.

Jumat, 05 Oktober 2012

Alhamdulilah...

Dont judge you're just the one who suffer the pain....take a look around... and thanks God for what u have.


Kamis, 06 September 2012

Tugas IPS


Nama : Santi Ayu
Kelas : A
NIM : 822303577

Tugas  2
Mata kuliah konsep dasar IPS


1. Jumlah penduduk dunia akan terus bertambah sementara lahan pangan berkurang. Apa yang akan terjadi dan bagaimana cara mengatasinya ?
Jawab : Teori Malthus menyebutkan bahwa pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur sedangkan pertumbuhan ketersediaan pangan mengikuti deret hitung. Populasi manusia yang bertumbuh lebih cepat dari kemampuan bumi dan lingkungan dalam memperbaiki sumber daya yang ada akan menyebabkan kualitas hidup manusia yang rendah. Dengan tingginya laju pertumbuhan populasi ini, maka meningkat pula jumlah kebutuhan makanan padahal lahan yang ada sangat terbatas. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan makanan ini, manusia membabat habis hutan. Konversi hutan menjadi lahan pertanian bisa menyebabkan erosi dan tingkat kesuburan tanah berkurang, maka kemampuan tanah menyerap air akan berkurang sehingga menambah resiko dan tingkat bahaya banjir. Kemudian populasi tinggi yang tidak dibarengi dengan ketersediaan lahan pangan dan energi yang cukup akan mengakibatkan ketidakseimbangan antara supply dan demand yang bisa menyebabkan harga menjadi mahal sehingga seperti yang terjadi sekarang, inflasi semakin tinggi, harga bahan makanan semakin tinggi dan kemiskinan pun semakin banyak. Semakin menurunnya konsumsi masyarakat akan menyebabkan perusahaan merugi dan mem-PHK karyawannya sebagai langkah efisiensi, sehingga semakin banyak lagi kemiskinan. Krisis pangan sudah dimulai di seluruh dunia. Harga semakin melejit dan pada akhirnya bukan karena kita tidak mampu membeli makanan, tetapi apakah makanan itu bisa tersedia.
Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menekan pesatnya pertumbuhan penduduk :
1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan massal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.
2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.

Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk :
1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja
Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.
2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi
Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.

2. Kekayaan alam Indonesia sangat berlimpah, sedangkan kemakmuran lambat terwujud. Apa penyebabnya ?
Jawab : Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampuan sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut. Selain itu kebijakan pembangunan nasional yang selama ini kurang memberikan perhatian yang memadai pada kesenjangan juga menimbulkan beberapa hal negatif terhadap pembangunan, antara lain: menumpuknya kegiatan ekonomi di daerah tertentu saja, seperti terkonsentrasinya industri manufaktur di kota-kota besar di Pulau Jawa, terjadinya pertumbuhan kota-kota metropolitan dan besar yang tidak terkendali yang mengakibatkan turunnya kualitas lingkungan perkotaan, melebarnya kesenjangan pembangunan antara daerah perkotaan dan perdesaan, meningkatnya kesenjangan pendapatan perkapita, masih banyaknya daerah-daerah miskin, tinggi pengangguran, serta rendah produktivitas, kurangnya keterkaitan kegiatan pembangunan antar wilayah, kurang adanya keterkaitan kegiatan pembangunan antara perkotaan dengan perdesaan, tingginya konversi lahan pertanian ke nonpertanian di Pulau Jawa, serta terabaikannya pembangunan daerah perbatasan, pesisir, dan kepulauan. Hal inilah yang menyebabkan kemakmuran rakyat lambat terwujud.

3. Negara Indonesia adalah negara Demokrasi. Demokrasi apakah yanag paling tepat untuk rakyat Indonesia ?
Jawab : Demokrasi yang paling tepat untuk Indonesia adalah demokrasi Pancasila. Bangsa Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 telah menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara RI dan Filsafah Bangsa. Dengan begitu segala kehidupan yang bersangkutan dengan Negara RI harus dilandasi Pancasila, termasuk pelaksanaan Demokrasi. Ini lebih diperkuat oleh kesadaran bangsa Indonesia bahwa Pancasila adalah Jatidiri Bangsa. Mari kita lihat satu persatu sila di Pancasila:
1. KETUHANAN YANG MAHA ESA → Sila ini tidak mengkhususkan pada satu agama saja, tentunya Tuhan Yang Maha Esa menurut keyakinan masing-masing. Disini tidak ada unsure pemaksaan bahwa agama A atau B yang paling benar/salah. Inilah yang disebut demokrasi.
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB → Sila ini sudah jelas, kemanusiaan Adil dan Beradab, bahwa keadilan ini milik siapa saja berupa keadilan pendidikan, keadilan hukum, keadilan ekonomi. Keadilan dalam Sila ini tidak dikhususkan untuk satu golongan saja. Inilah yang disebut demokrasi.
3. PERSATUAN INDONESIA → Sudah jelas bahwa Indonesia itu kekuatan utamanya ada di persatuan. Persatuan itu tidak ada yang lebih baik atau buruk, lebih tinggi atau lebih rendah, suku A lebih baik dari Suku B atau sebaliknya, semua memiliki kedudukan sama sebagai komponen bangsa. Inilah yang disebut dengan Demokrasi.
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN → Demokrasi Pancasila itu bukan memaksakan kehendak dengan pengerahan masa yang anarkis, tetapi Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Artinya kehendak rakyat yang dimusyawarahkan oleh perwakilannya dengan menggunakan kebijaksanaan pengetahuan dan nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang dilandasi oleh Ketuhanan Yang Maha Esa (Takwa), sehingga melahirkan hikmah yang diharapkan menjadi solusi bagi kehendak itu. Dan hikmah itu boleh jadi mengakomodasi, menolak, memberi jalan yang lain, atau mungkin berupa jalan tengah.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA → Bersikap adil terhadap sesama, menghormati hak-hak orang lain, menolong sesama, menghargai orang lain, melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama. Inilah yang disebut dengan demokrasi.


4. Bagaimanakah cara menyikapi kemajuan-kemajuan teknologi informasi untuk ke arah hal-hal yang positif ?
Jawab : Sikap yang dapat kita ambil terhadap kemajuan teknologi informasi yakni mengetahui dan menyesuaikan kebutuhan kita akan informasi yang ingin kita dapatkan melalui teknologi informasi, mengetahui sejauh mana privasi yang kita miliki dan menghargai privasi milik orang lain, menggunakan manfaat teknologi informasi secara bijak dengan tidak menyalahi aturan hukum yang berlaku dan hukum agama kita, merubah cara pandang kita supaya peduli akan kemajuan teknologi informasi dan dampak yang ditimbulkannya. Dengan demikian dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi akan dapat ditekan secara maksimal.

Selasa, 08 Mei 2012

Unsaid

This is a poem I made for you....It tells how my love for you is true. !!
Even though I know you never knew,
When I’m with you, I don’t know what to do.

dear,,,
everything i’m feeling, it’s all here.
I’ll say it to you without any fear.
Even if I stumble when you come near,
I know to myself, I STILL love you so, dear.

(dedicated to mas Agung)

confession

A broken heart can only take so much,
A broken heart will never heal,
Band-aids only hold so long.

A heart that weighed so much is now gone,
He didn’t know he meant so much... now I am gone and cant come back.

He asked for second chances,
More than once,
He never stopped and thought,
He made the same mistakes over and over,
As he asked for another chance,
I told him he just ran out,
I loved him,
But he did not love me,
So I left him and I will never come back. 

Kamis, 03 Mei 2012

always love u #a

If I stayed...I only way
So I'll go, but I know
I'm thinking of you each step of the way.

And I will always love you...
I will always love you
You my dear .. 

That bittersweet memories
That's all I carry with me
So goodbye .. do not cry
We both know I'm not what you need .

And I will always love you
I will always love .

I hope life treats you kind
And I hope you
Everything you've dreamed .

And I wish you joy
And, best of luck
But above all this .
I wish you love...


(dedicated to my dear_Agung)

Apalah Arti Cinta


[intro] C D Bm Em D# Am D
G              D                  C
Apalah arti cinta, bila aku tak bisa
D
Memilikimu
G              D                   C
Apalah arti cinta, bila pada akhirnya
D
Takkan menyatu
Bm                    Em
Sesulit inikah jalan takdirku
Am                     D
Yang tak inginkan kita bahagia
[chorus]
G    D    Em           D
Bila aku tak berujung denganmu
C         Bm         Am           D
Biarkan kisah ini ku kenang selamanya
G     D      Em         D
Tuhan tolong buang rasa cintaku
C            Bm       Am    D    G E
Jika tak kau ijinkan aku bersamanya
A              E/G#               D
Apalah arti cinta, bila aku tak bisa
E
Memilikimu
A              E/G#                D
Apalah arti cinta, bila pada akhirnya
E
Takkan menyatu
C#m                   F#m
Sesulit inikah jalan takdirku
Bm                  E
Yang tak inginkan kita bahagia
[chorus]
A    E/G# F#m          E
Bila aku tak berujung denganmu
D         C#m        Bm           E
Biarkan kisah ini ku kenang selamanya
A     E/G#   F#m        E
Tuhan tolong buang rasa cintaku
D            C#m      Bm    E
Jika tak kau ijinkan aku bersamanya
Bm         C#m             G            E
Inilah saatnya aku harus melepaskan dirimu
[interlude] A E F#m R D C#m Bm E
A     E/G#   F#m         E
Tuhan tolong buang rasa cintaku
D            C#m      Bm    E   A
Jika tak kau ijinkan aku bersamanya