Aku memotong kuku-ku saat kau bilang ini mulai panjang,
Aku merapikan jilbab ku saat kau bilang 'pakai jilbabmu sampai menutup dada',
Aku mulai senam aerobik dan rutin jogging sejak kau bilang 'rajinlah olahraga demi kesehatanmu bun',
Aku mulai rajin makan buah dan sayur sejak kau bilang itu bagus u/ tubuhku..dan itu enak...bahkan ku berniat untuk jadi vegetarian.
Aku berusaha selalu mendengarkan keluh kesahmu tentang berbagai tugas kantor yang menguras energi mu, walau aku tak pandai memberimu solusi.
Aku mulai rajin belajar memasak sejak kau tanya apa aku bisa melakukannya.
kau tahu kenapa ? karena aku sungguh menyayangimu.
mungkin kau akan tertawa membaca ini.
tapi, masa bodoh ! beginilah rasaku padamu.
Sabtu, 17 November 2012
Please, dont stop the rain
Sore hujan,
lihatlah keluar jendela,
dan hitunglah rintik hujan yang jatuh...
Ya, sebanyak itu aku merindukanmu.
Separah ini aku merindukanmu.....
Dont stop the rain ! please dont stop it !
Biarlah aku menari dalam naungan rintik hujan,
biarkan aku berjalan menyusuri ingatanku tentangmu dalam rintik hujan,
Ya.....hanya dalam dinginnya hujan.
Jadi, tolong jangan pernah hentikan hujan, Jangan !! karena hanya hujan yang mampu menyampaikan setumpuk rindu ketika kau mulai mengemasi hatimu, dan membalutnya dengan kebahagiaan.
Jangan hentikan hujan, karena hujan yang membasuh hatimu dengan kesegarannya dan menyelipkan secarik pesan cintaku untukmu.
Cinta dan Pernikahan menurut Plato
Sebenarnya saya tak terlalu mendalami sosok filsuf Yunani ini dan pemikiran-pemikiran beliau. Saya lebih menggemari Sun-Tzu dengan Seni perangnya. Namun kemarin ada seorang teman (mas Yunis) yang tiba-tiba share tentang cinta dan pernikahan menurut Plato. Saya tertarik. Mangkanya, saya coba googling around. yap ! akhirnya sedikit banyak saya mengerti dan sekarang saya sedang mengupayakan untuk mencari buku tentang hal itu.
Dan berikut adalah petikan kisah Cinta dan Pernikahan menurut Plato.....
Dan berikut adalah petikan kisah Cinta dan Pernikahan menurut Plato.....
Murid Plato bertanya, “apakah cinta itu ?”
Lalu Plato berkata, “pergilah melewati ladang gandum disana, terus berjalan dan jangan berbalik atau berhenti. Ambillah setangkai gandum yang menurutmu paling baik. Jika sudah memetiknya, kamu dilarang mengganti dengan yang lainnya.”
Lalu Plato berkata, “pergilah melewati ladang gandum disana, terus berjalan dan jangan berbalik atau berhenti. Ambillah setangkai gandum yang menurutmu paling baik. Jika sudah memetiknya, kamu dilarang mengganti dengan yang lainnya.”
Kemudian, murid itu pergi ke ladang gandum hingga akhirnya ia kembali sore hari tanpa satu pun tangkai gandum.
Plato bertanya, “Mengapa kamu tak membawa gandum?”
Murid berkata “aku melihat setangkai gandum yang bagus, tapi aku tak yakin ia yang terbaik sehingga aku terus mencari yang jauh lebih baik lagi namun tak ku temukan, sadar-sadar aku sudah berdiri di ujung ladang dan tak bisa kembali lagi.”
Plato pun menjawab “Itulah Cinta.”
*DIHARI LAINNYA*
Muridnya kembali bertanya kepada Plato, “apa itu pernikahan?”
Kali ini Plato menjawab, “Pergilah ke hutan dan carilah sebatang pohon yang menurutmu paling kokoh dan bagus. Jangan berbalik dan teruslah berjalan. Jika kamu sudah menemukannya kamu tak boleh menggantinya dengan yang lain.”
Selang berapa lama, muridnya kembali membawa sebuah batang pohon yang biasa saja. Batang pohon itu tidak besar dan tidak terlalu bagus.
Plato pun bertanya “Mengapa kamu pilih batang itu? Bukankah itu tampak biasa saja?”
Muridnya menjawab “Ya, aku berjalan seharian di hutan, mengingat pengalaman waktu dulu di ladang gandum bahwa aku tak bisa berbalik, daripada aku kembali dengan tangan kosong maka ketika melihat batang pohon ini untuk pertama kali, entah mengapa aku merasa suka saja walaupun ia bukan yang terbaik sehingga aku memutuskan mengambilnya.”
Plato pun menjawab “Itulah Pernikahan.”
********
Sungguh aku kagum dengan filosofi Plato. Sederhana, namun aku paham benar tentang makna yang ada. Memang seperti itulah seharusnya cinta. Cinta yang berarti kita dapat menahan keinginan kita akan kesempurnaan. Cinta yang menerima apa adanya.
Karena ketika kita terlalu menginginkan kesempurnaan dalam cinta, maka justru kita tidak akan mendapatkan apa-apa....
Dearest...
Dear, mas Agung...
Waktu berlalu cepat, dan langkah kita menuju kebaikan terasa semakin rapat. Walau aku tak bisa menafsirkan keseluruhan arah, namun segala harap dan inginku tentu yang terbaik bagimu.
Ah...Rasanya baru kemarin kita bertemu, ternyata hitungan tahun menyadarkanku. Kita semakin bertambah usia, dan kita mulai peduli pada hari esok yang belum tentu bisa kita pijak bersama.
Semangat ! lanjutkan langkah kita ! Apapun yang terjadi kemarin, hari ini, dan esok....kita pasti bisa menaklukan !
i love you so much.
Waktu berlalu cepat, dan langkah kita menuju kebaikan terasa semakin rapat. Walau aku tak bisa menafsirkan keseluruhan arah, namun segala harap dan inginku tentu yang terbaik bagimu.
Ah...Rasanya baru kemarin kita bertemu, ternyata hitungan tahun menyadarkanku. Kita semakin bertambah usia, dan kita mulai peduli pada hari esok yang belum tentu bisa kita pijak bersama.
Semangat ! lanjutkan langkah kita ! Apapun yang terjadi kemarin, hari ini, dan esok....kita pasti bisa menaklukan !
i love you so much.
Ku Lelah
Hari ini aku merasa sangat lelah,
Aku tak sanggup lagi berkutat dengan apa yang terpampang di layar 14 inchi ini,
Aku lelah sekalipun untuk bernafas,
Aku lelah memikirkan akhir dari ini.
Kupandang lagi potret kita,
Jemariku menyusuri wajahmu yang berpendar tawa,
Dan aku,
Dengan ekspresi bangganya aku saat itu disisimu.
Apalagi yang bisa menjadi semangatku selain itu ?
(dedicated to mas Agung)
Aku tak sanggup lagi berkutat dengan apa yang terpampang di layar 14 inchi ini,
Aku lelah sekalipun untuk bernafas,
Aku lelah memikirkan akhir dari ini.
Kupandang lagi potret kita,
Jemariku menyusuri wajahmu yang berpendar tawa,
Dan aku,
Dengan ekspresi bangganya aku saat itu disisimu.
Apalagi yang bisa menjadi semangatku selain itu ?
(dedicated to mas Agung)
Jumat, 16 November 2012
unsolved mystery
This is another love story of mine.
W : i love u Ay.
Berbulan-bulan sudah saya menyimpan cerita ini sendiri. Tapi sekarang saya putuskan untuk meluapkan isi hati saya ini melalui blog saya, semoga "dia" adalah salah satu orang yang membaca tulisan ini.
Mungkin sekitar tahun 2010 saya add fb nya. Dia adalah kakak kelas saya semasa SMA. Saya tau dia, tapi dia tidak mengenal saya. Jangankan mengenal bahkan mungkin familiar dengan wajah saya pun tidak. Maklum lah, saya bukan bintang sekolah. I was ordinary little girl...
Saya tau dan hafal sekali dengan wajahnya karena dia adalah salah satu anggota OSIS yang pada saat itu menjadi panitia masa orientasi siswa baru FAMOUS (Fun MOS of Smadha) tahun 2005. Saat itu dia kelas 3. Seingat saya saat MOS dia sangat biasa, tidak seperti kakak-kakak lain yang terlalu "sadis" dengan kami anak-anak kelas 1. Pun dia tidak suka "memperlihatkan" dirinya saat itu di depan kami. Tapi satu hal yang bikin saya gemes sekali saat itu sama dia dan sampai sekarang kalau saya ingat hal itu, saya jadi ingin nimpukin dia. upzzz... jadi saat itu hari terakhir MOS saya ngejar-ngejar dia minta tanda tangan !!! pas saya tanya "ini kak w**a ya ? mau minta tanda tangan dong kak !" dia malah mengerjai saya "Oh bukan, kak w**a itu yang disana !" jadilah saya ngejar orang yang ditunjuk dia, dan ternyata salah. Lalu ada yang bilang bahwa orang yang pertama saya tanyai itu benar kak w**a. Jadilah saya nyari-nyari dia lagi karena dia ngumpet. Saya cari di ruang OSIS, di kantin, di UKS, di laci, di wc, di lemari, di parkiran...Eh malah ketemu di kolong meja...ups (hahaha) :p
Tapi bukan berawal dari situ semua yang akhirnya saya rasakan padanya. Bukan sama sekali berawal dari kejadian MOS itu. Tapi saya juga tidak tau berawal darimana rasa ini pernah tumbuh.
Sesaat setelah dia confirm request fb saya juga kami tidak pernah chatting/coment/nge-wall. Tapi seingat saya sekitar tahun 2011, dia mulai menyapa saya. Dan saya memperkenalkan diri saya bahwa saya adalah adik kelas nya semasa SMA. Sesuai dengan perkiraan saya, bahwa dia tidak pernah mengetahui keberadaan saya di SMA itu !!. Kami makin intens terlibat chatting saat kami sama-sama online. Tapi kalau untuk sms dan telpon sangat jarang saya balas waktu itu. Karena saya sudah punya pacar (mas agung) dan saya tidak ingin pacar saya salah paham. Sms dia sederhana, saat pagi dia mengingatkan saya untuk bangun dan shalat Shubuh dan dengan kata-kata super-nya dia menyemangati saya. Saya hanya baca sekilas dan kadang (seringnya) saya tidak membalas sms nya.
Beberapa kali saya pernah curhat ke dia tentang apapun yang saya rasakan. Bahkan tentang pacar saya. Saya yakin dia menyimpan curhatan saya hanya untuk kami berdua yang tahu, walaupun saat itu saya belum pernah bertemu dengan dia secara langsung tapi saya tahu dia pribadi yang baik. Kenapa bisa saya sangat yakin ? tentu saja karena saya menanyakan hal itu kepada teman sekelas saya, namanya nisa. Nisa ternyata kenal dengan dia dan sering bertemu.
Termasuk saat saya break dengan mas agung, saya ceritakan ke dia. Dia dengan gaya khas nya sedikit menenangkan saya saat di telpon saya menangis menceritakan padanya tentang cerita break-nya saya dengan pacar saya. Gaya khas dia yang saya maksud adalah dia itu sersan (serius tapi santai), saya hampir-hampir tidak tahu kapan dia serius. Dari nada bicara dia datar-datar saja dan banyak tertawa, tapi apa yang dia ucapkan itu selalu mengena dan tepat dan menurut saya bijaksana.
Saya makin mengenali dirinya bukan hanya sebagai pribadi yang tertutup dan pendiam, tapi sebagai lelaki yang sangat rajin shalat dan penggila berat komik jepang. hahaha Sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan saya yang tidak tahu menahu dunia perkomikan kecuali doraemon dan sinchan. Kami sama-sama suka sepak bola. Dan seringnya kalau tim kesayangan dia "MU" berlaga, saya sering jadi tokoh antagonis bagi dia, karena saya selalu menginginkan MU kalah. sebenarnya sih saya lakukan itu cuma untuk meramaikan suasana aja dengan kakak kelas yang saya sayangi itu. Walaupun perkenalan kami saat itu masih sebatas dunia maya.
Jadilah setelah saya break, kami makin dekat. Sampai saat itu saya masih menganggap dia sebagai kakak saya. Tidak ada perasaan yang aneh di hati saya untuk dia.
5 February 2012,
Hari pertemuan saya dengan dia. Dia yang memang telah lama dan sering minta untuk bertemu saya, namun saya tetap menolak. Bukan apa-apa, karena saya tidak mau dan tidak ingin bertemu secara sengaja dengan dia. Tapi akhirnya, saya pun tidak bisa menolaknya lagi. Kami bertemu di bioskop. Kenapa dia memilih tempat itu, saya tidak tau. Dan tentang film yang kami tonton pun saya lupa jalan ceritanya dan judul film nya apa karena jujur saja, saya tidak suka nonton film. Dan benar saja, saat pertama kali kami bertemu sungguh canggung. Sumpah demi apapun, saya mati gaya. Namun, sikap dia yang memang humoris dan hangat membuat "mati gaya" saya perlahan mencair.
Setelah pertemuan itu, saya sesekali berpikir negatif bahwa 75% dia tidak akan menghubungi saya lagi. Kenapa saya berpikir seperti itu ? Karena saya tidak pede dengan diri saya. Kenapa saya tidak pede dengan diri saya ? karena saya tidak tahu, tapi itu yang saya rasakan saat saya berhadapan dengan lawan jenis.
Di luar dugaan saya, ternyata dia semakin sering menghubungi saya. Dan tentu saja kami semakin akrab. Selain itu yang saya rasakan adalah dia semakin sering memantau fb saya. Setiap saya buat status, seringkali dia comment. Tapi lucunya dia comment via sms, tidak di fb saya. Dia memang begitu, ada saja yang bisa bikin saya ketawa. Tapi saat itu perasaan saya masih sama....tidak ada perasaan yang aneh tentang dia pada hati saya.
Waktu berlalu berbulan-bulan sampai pada akhirnya, saat kami sedang bercandaan terjadi suatu percakapan antara kami yang sungguh itu membuat saya deg !! "ciuuuzzzzz....enelan ????" hehehe tapi saya tidak sampai bilang gitu kok ke dia.
Saya (A) dia (W)
W : i love u Ay.
A : sorry, ....? why ??
W : i love u. i think it's the way of God to make us become one.
A : im sorry im afraid. u know that he leaves me. im afraid to love again.
W : No, im not like that...i dont know what would happen in future and what did u do in the past, i just want to live my present with you.
Saya kelihatan terdiam, tapi otak saya waktu itu penuh dengan pertanyaan, keinginan, penolakan. Dan saya bingung, maka saya tidak memberikan jawaban apapun saat itu. Sebenarnya dia sudah mengatakan bahwa dia mulai suka dengan saya jauh sebelum petikan percakapan tadi. Terkadang saya hanya bilang "apaan si mas..." atau "haaahhh apalah...boong lah".
Saya tau, banyak perempuan seusia saya bahkan teman saya sendiri sangat menyukai dia. Dan mereka jauh lebih bergengsi dari saya. Rasanya aneh kenapa dia bisa suka sama saya ?.
Saya akui ada rasa yang mulai tumbuh di hati saya untuknya, tapi itu tak lebih dari rasa sayang saya pada mas agung. Saya takut ini hanya pelarian saya, dan hanya akan menyakiti dia. Dan benar saja pernah dia tulis "Apakah aku hanya pelarianmu saja?". Namun, disisi lain saya butuh orang seperti dia yang menyayangi saya, mengerti saya. Jadilah kami sepasang yang disebut teman tapi kok kami mulai saling cemburu bahkan karena hal kecil seperti status fb, disebut pacar juga kurang pas karena tak pernah ada kata jadian. Hanya saja saya akui, saya mungkin telah hampir jatuh pada hatinya atau sudah jatuh namun saya masih bisa untuk berdiri dan tau posisi saya berada.
Ada satu kejadian lucu juga ni yang sebenarnya belum lama terjadi antara saya dengan dia. Sore itu bulan juli tanggal 10 tahun 2012, di daerah Beji-Purwokerto. Saya sepulang dari rumah teman, dia memaksa untuk bertemu. Saya buru-buru karena mepet waktu Maghrib, maka saya berusaha menolak tapi dia tetap memaksa. Akhirnya saya setuju walaupun ada nada kesal keluar dari mulut saya. Jadilah dia minta saya untuk menunggunya di pinggir jalan. Saat kami sudah bertemu, dia memberikan bungkusan plastik pink berisi boneka smiley warna kuning. Kalian tahu bagaimana perasaan saya saat itu ? sungguh senang sekali. Dia tidak tahu bahwa itu adalah kali pertama saya diberi boneka oleh seorang lelaki (selain dari kakak kandung saya). Sungguh, itu kali pertama. Dan saya bisa lihat jelas dari ekspresi wajah dia yang berusaha untuk menyembunyikan rasa deg-degan nya. Begitupun saya. Barangkali kalau saya tahu isi hati orang-orang yang lalu lalang pada saat itu disamping kami, mungkin mereka bilang "so sweeetttttttt"
Setelah memberikan kado itu, tanpa banyak kata dia langsung mempersilakan saya untuk pulang, sambil dia mengikuti saya dari belakang.
Jujur saja, setelah kejadian itu saya makin yakin dengan perasaan dia. Namun lagi-lagi, ada satu sisi hati saya yang masih menolak untuk menghapus nama Agung dan menggantikan dengan nama dia.
Dan hari-hari berikutnya berlalu sama. Kami bukan sepasang kekasih, namun kami saling cemburu.
Ada 1 kejadian lagi yang benar-benar saya ingat dan cukup membuat saya tersenyum dan juga saya belum pernah mengalaminya dengan lelaki manapun....yaitu, saya dan dia berbuka puasa bersama di kantor polisi.
Senja tanggal 4 Agust 2012. Untuk pertama kalinya (setelah hampir satu tahun kenal dekat )saya tahu bahwa sebenarnya dia adalah polisi. Dia tidak pernah menyinggung soal dia adalah polisi. Dan satu hal saya trik kesimpulan, dia sangat bersahaja dan rendah hati. Dia tidak menampakkan kekuasaan/pangkat yang dimilikinya untuk mendapatkan sesuatu lain. He's so humble. Ternyata selama ini lelaki yang berulang kali mengatakan cinta kepada saya adalah seorang anggota polisi. Saya masih tidak percaya dengan sosok yang ada di hadapan saya saat itu. Sosok berseragam coklat dengan kulit dia yang putih dan hidung mancungnya yang 11-12 sama hidung Robin Van Persie. Yang biasanya saya lihat dia dengan kaos dan celana panjang yang membuat dia terlihat biasa-biasa saja.
Apakah itu merubah perasaan saya ? jawabannya adalah tetap sama seperti yang saya sampaikan di atas.
Dan hari demi hari berlalu, kami malah justru menjauh. Itu semua akibat dari "ulah" saya yang memang sengaja ingin menjauh dari nya. Saya tidak ingin memaksa hati saya untuk mencintai seseorang lain sementara di hati saya juga masih ada seseorang yang menempati walau dia telah pergi meninggalkan saya saat itu.
Saya lebih mencintai mas Agung...
Dan sampai pada akhirnya bulan Oktober kemarin saya dengar dia menikah. Dan saya tidak diundang. Entahlah saya tidak tau kenapa. Apa secepat itu perasaan sayangnya berubah menjadi biasa ? atau secepat itu dia berpindah ke orang lain ? Saya tidak tau dan tidak mau tau. Saya hanya bisa berdoa untuk kebaikan dia. Dan saya tidak pernah menyesali ini semua. Kisah saya yang tak berawal dengan jelas dan tak berakhir dengan jelas pula. Namun saya bahagia dan tak ingin ada penyesalan.
Terima kasih untuk kenangan yang pernah ada, mas Wira.
nb : makasi yaaa mas wira untuk boneka nya. Ayu akan simpan selalu boneka itu.
Rabu, 14 November 2012
How do we measure SUCCESS ??
Well, i wanna tell you some rules about how we measure success :
- True success is measured by the feeling of knowing we have done a job well and have achieved our objective.
- Success is not measured by our position in life but by the obstacles we overcame to get there.
- Success in life is not determined by how we are doing compared with others, but by how we are doing compared with what we are capable of doing. Successful people compete against themselves. They better their own record and keep improving constantly.
- Success is not measured by how high we go up in life, but rather by how many times we bounce back when we fall down. It is bounce-back ability that determines success.
Failure is the highway to success. Tom Watson said "if you want to sucseed, double your failure rate !"
That's my rules, how bout yours ?
Doa akhir tahun dan awal tahun Hijriyah
Di keluarga saya inilah tradisi tahun baru yang lebih bermakna dari tahun baru Masehi. Entah sudah dari kapan tepatnya dulu Ibu selalu mengingatkan kami sekeluarga untuk membaca doa akhir dan awal tahun Hijriyah. Seperti tadi malam, lagi-lagi saat kami sedang ngobrol di ruang keluarga, kembali ibu mengingatkan kami bahwa hari ini setelah Ashar harus membaca doa akhir tahun. Ibu bahkan mengingatkan mbak saya yang sudah berumah tangga sendiri untuk membaca doa ini. Ibu mungkin sangat menekankan jangan lupa setelah Ashar karena beliau tau kami saat itu sedang sibuk beraktivitas masing-masing. Sedangkan pada saat Maghrib (saat untuk membaca doa awal tahun) kami semua sudah di rumah dan shalat berjamaah.
Mungkin di blog lain sudah banyak yang share tentang doa ini. Namun, saya pikir akan banyak bermanfaat ketika doa ini disebar dan dibaca banyak orang.
Doa akhir tahun
Doa ini sebaiknya dibaca setelah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah (kemarin atau hari ini)

Doa awal tahun
Doa ini dibaca saat memasuki awal tahun, habis magrib atau setelahnya

Semoga tahun baru ini akan akan jadi tahun yang lebih indah dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1434 Hijriyah, kawan...
Mungkin di blog lain sudah banyak yang share tentang doa ini. Namun, saya pikir akan banyak bermanfaat ketika doa ini disebar dan dibaca banyak orang.
Doa akhir tahun
Doa ini sebaiknya dibaca setelah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah (kemarin atau hari ini)

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.
Doa awal tahun
Doa ini dibaca saat memasuki awal tahun, habis magrib atau setelahnya

Artinya:Bismillaahir-rahmaanir-rahiimWa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam.Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali, wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i wal-isytighaala bimaa yuqarribuniilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.
Semoga tahun baru ini akan akan jadi tahun yang lebih indah dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1434 Hijriyah, kawan...
Langganan:
Postingan (Atom)