Sabtu, 24 November 2012

Senyum... (Selamat datang kebahagiaan !)



Dan aku masih tertindih oleh sebuah beban yang sempat berhasil menenggelamkan aku seutuhnya. 
Aku masih dirantai oleh sebuah misteri yang harus aku sendiri pecahkan.
Bagai labirin...

Namun, pagi ini, sosok penuh kasih itu kembali membesarkan hati ini. Ada semacam energi magis yang mengaliri sekujur tubuh. Membelalakkan mata batin untuk menyadari bahwa kehidupan memang tak dirancang untuk selalu menang. 

Maka aku berseloroh pada sisi gelap ku "hei kau ! lihatlah betapa aku masih bisa tersenyum dikala kau menjajah diri ini !" 



(*tulisan ini dibuat untuk sosok penuh kasih yang aku panggil "ibu".... Malaikat penjaga yang menerangi jiwa dengan pancaran kasih tiada tara)

Kamis, 22 November 2012

For you...Only you...

i have 100 reasons for loving you :

  1. Faktanya bahwa ternyata sebelum kita tak sengaja bertemu, kau sudah terlebih dulu diberi tau nomor hape ku oleh senior mu (tanpa sepengetahuanku) yang juga temanku dan kau pun menghubungiku. Namun aku abaikan. Kau ingat aku pernah berkata "apa sihh. kamu ganggu gak penting banget!". Dan kau marah lalu mengataiku sombong dan menghapus nomorku....*ohh i feel so sorry dear*
  2. Bahkan aku tidak ingat bahwa aku pernah berkata seperti itu. Aku baru tau saat malam itu kita berbincang dengan temanmu dan kau dengan gemesnya menceritakan tentang hal itu. Lalu kau meraih tanganku erat dan mencium keningku. Dan aku menyadari kau sangat penting dalam hidupku.
  3. Aku suka caramu menjaga ku walau dari jauh. 
  4. Kau diam-diam membuntuti aku saat aku pulang kantor. Alasannya adalah karena kau ingin memastikan keselamatanku saat aku berkendara sendiri di jalan raya. 
  5. Dengan bahagianya kau mengenalkanku pada ibu mu walau hanya by phone.
  6. Aku belum pernah bertemu ibu mu yang jauh di Palembang sana. namun aku yakin beliau merestui hubungan kita.
  7. Aku suka tanganmu yang lebar dan 'agak' kasar itu saat menggenggam erat tanganku. 
  8. Aku suka wangi tubuhmu.
  9. Kau rapi dan gagah.
  10. You're so adorable.
  11. Kita sama-sama menyukai sepakbola. Dan yeaah, kita taruhan walau hanya dengan sepiring nasi goreng.
  12. Kau tak pernah marah padaku atau membentakku.
  13. Kalaupun saat kau marah padaku, kau akan diam dan menyembunyikannya.
  14. Aku suka senyummu. Sungguh...Serius !
  15. Aku suka suara dan logat inggris mu saat berusaha menyanyikan lagu-lagu barat yang ku suka.*menggemaskan*
  16. Kau manja dan hangat.
  17. Kau membuatku khawatir saat kau tak ada disisiku.
  18. Aku terkadang 'takut' saat kau tiba-tiba pergi dinas luar.
  19. Aku suka dress batik yang kau belikan saat kau dinas di Pekalongan. 
  20. Kau membuatku cemburu. 
  21. Karena tak ada kata MENYERAH dalam kamus hidupmu.
  22. Kau tak lelah menyemangatiku.
  23. Aku suka logat bahasa Palembang-mu
  24. Karena saat malam, kita berjam-jam bicara di telpon sampai kita terlelap.
  25. Kau selalu menelponku saat pagi. Dan saat jam kerja kita di sela-sela kesibukanmu.
  26. Aku selalu ingat saat kita bermain tenis meja. Dan kau gemes sekali karena aku tak pandai memainkannya. 
  27. Aku suka saat mengantarkan makanan untukmu, menyuapimu dan menemanimu beberapa jam saat kau piket. 
  28. Aku suka caramu menelponku hanya untuk mengatakan "i love u, bun"
  29. Aku suka pelukanmu saat aku berada pada titik di bawah normalku, dan kau tahu itu sangat menenangkan ku.
  30. Love the way you say "dear....bunnnn"
  31. Kau bawel sekali menyuruhku untuk olahraga. :* 
  32. Karena kau, tiap hari aku sempatkan untuk ikut kelas senam Aerobik.
  33. Kau cerdas.
  34. Aku menjadi diriku sendiri saat bersamamu.
  35. Kau mengkhawatirkan aku.
  36. Aku merasa nyaman berjam-jam duduk di beranda asrama-mu.
  37. Aku ingin tinggal di asrama tua itu bersamamu.
  38. Kau dewasa.
  39. You're funny in your own little way.
  40. You're good for my future kids. :*
  41. Karena kita punya "Patria, Nadya, dan Narendra"
  42. Kau suka alam bebas.
  43. Kau membawaku ke tempat-tempat indah.
  44. You're amazing.
  45. Aku selalu jatuh cinta berkali-kali saat aku melihatmu.
  46. Sampai sekarang, kadang aku nervous saat aku di dekatmu.
  47. Kau tak pernah membuatku bosan.
  48. Kau membuatku berarti.
  49. Kau meyakinkanku bahwa aku punya kemampuan dan kau mendukung tiap langkahku.
  50. Kau percaya padaku.
  51. You're a miracle.
  52. Aku suka caramu berbicara padaku tentang masa depan dan anak-anak.
  53. Kau mudah tersentuh dan iba.
  54. Kau melengkapi aku.
  55. Kau membuat 5 detik dalam hidupku begitu berarti.
  56. Kau paham hal-hal yang mana yang harus di prioritaskan.
  57. Aku mengagumi mu lebih dari yang kau tau.
  58. Kau tak pernah menuntut aku untuk berubah seperti orang lain.
  59. Kau pekerja keras.
  60. Saat aku sedih dan bahagia, kau orang pertama yang aku cari.
  61. Aku bangga padamu.
  62. Aku sungguh-sungguh ingin mendampingimu dan mendorong karir mu.
  63. Aku tak bisa berhenti memikirkanmu.
  64. Aku tak pernah bisa membencimu dan marah padamu.
  65. Banyak wanita diluar sana yang ingin bersamamu, tapi kau justru memilihku. 
  66. Aku sering memandangi foto mu dan ku cium. :*
  67. Aku suka potongan rambut cepak mu.
  68. Warna kulit mu lebih menarik daripada Edward Cullen.
  69. Kau sempurna untuk ku.
  70. Aku setia untukmu. Dan aku percaya kau pun begitu padaku.
  71. Kau sangat dekat dengan ibu mu
  72. Dan kau juga sangat disayangi oleh ibu ku.
  73. Aku tak pernah lelah memandangmu saat kita bersama.
  74. Tapi terkadang kau juga misterius. 
  75. Aku tak pernah bertemu orang seperti mu sebelumnya.
  76. Tak peduli betapa dinginnya sikapmu, aku tetap selalu ada dan mendoakanmu.
  77. Kau sangat suka berolahraga.
  78. Maaf dear, kadang aku bersikap kanak-kanak.
  79. Kau suka lagu-lagu Celine Dion.
  80. Kau menginspirasiku untuk belajar & bekerja keras
  81. Kau tau banyak tentang diriku.
  82. Kau menyayangi keponakanmu dan keponakanku.
  83. Kau ikut menemani di rumah sakit saat malam itu kakak ku kecelakaan.
  84. Kau mandiri.
  85. Potret kita selalu jadi wallpaper ponsel dan laptop ku.
  86. Ingat saat kau menyanyikan lagu "i love you" by Avril Lavigne. it's so sweet, dear...
  87. Aku suka keseriusanmu.
  88. Kau yang aku mau.
  89. Kau adalah duniaku.
  90. Maafkan aku dear, kadang aku menanyakan banyak hal padamu.
  91. Aku tak pernah kesepian walau saat kita berjauhan.
  92. Kau adalah mentor ku.
  93. Kau selalu bersemangat.
  94. Aku suka mata sayu mu.
  95. Kau bilang aku cantik.
  96. Kau membuat masa depanku terlihat sangat manis.
  97. Aku suka membelai pipimu.
  98. Aku suka saat kau berbisik di telingaku.
  99. Aku tetap mencintaimu, apapun yang terjadi.
  100. Caramu meminta maaf padaku setelah kita bertengkar. Dan yeahh, finally kau memelukku. 

Rabu, 21 November 2012

Kamu dan Es

Ah rasanya aku tak ingin tidur malam ini.
Aku ingin terjaga menikmati riuhnya air hujan dan melahap sepotong ingatan tentang kamu.

Aku dan kamu saat masih terbalut hangatnya kita. Kemana perginya sekarang ? Sibukkah ? Lupakah ? Bosankah ?
Lalu sekarang aku dan kamu ini siapa sebenarnya ?

Seperti es yang tak kunjung mencair. Ia tetap berada pada titik nol derajat bahkan saat kuselimuti ia dengan hangat. Dan ku balut ia dengan sisa-sisa sayap patah ini.

Meski satu dari sekian banyak sel hati ini yang menghujatmu dengan nista dan berupaya mempengaruhi otakku untuk membencimu saja, namun aku tak hiraukan. Apakah aku salah ? Apakah aku bodoh ? Entahlah...Tak ada logika untuk ini.

Ingatlah sayang, ini belum berakhir.

Soal

Langkahku telah sampai di nomor 37.

Lelah.....
Rasanya mata ini tak lagi sanggup melahap apa yang di tuliskan pada lima lembar kertas ini. 

Aku lelah...

Kemana perginya konsentrasiku...?
Hey, kau saja yang pergi !!! Jangan bawa serta konsentrasiku ! jangan menyitanya dariku !

i got sunshine



i've got sunshine on the cloudy day...

Aroma harum kopi yang baru saja aku seduh seakan memberi sentuhan magis pada dinding-dinding jiwa yang beku dikala hari yang mendung dan dingin ini. 

Sambil menekan tuts-tuts keyboard laptop ku hadapkan diri ke arah luar jendela. Sejauh terawangan mata, langit berselimutkan awan gelap. Menggelayut dan tak mau kunjung mengalah pada sinar mentari.


Ahh betapa aku suka hari-hari seperti ini. Aku suka cloudy day. 
Cool outside....warm inside.

Mendung seakan mengerti jiwa yang pesakitan ini. 

Ku bilang aku telah bangkit dan melangkah lagi.
Ku bilang aku baik-baik saja.
Ku bilang aku tak ingin memikirkan hal itu.
Ku bilang itu nista jika aku tetap berada pada titik dibawah normal ku.
Tapi taukah kau bahwa dibalik itu semua, mungkin aku hanya berkata 'omong kosong' !

Entahlah....
Sulit dipahami...

Aku tetap begini, but somehow i still know who i am and what i gotta do.

Ku pejamkan mata, dan menyeruput secangkir kopi ini. Hangat mengalir di sekujur tubuh. Magis...
Dan sejenak perasaan tersakiti itu luruh.

Yeah, kopi ini adalah 'sunshine' pada 'cloudy day' ku....
*******

gambar diambil dari kopi tubruk

Bersama mentari yang baru

Sudah aku ceritakan dan teriakkan semua perih pada daun, rerumputan dan embun pagi. Pun sudah ku lepas beban luka yang menggelayut di pundakku.

Enyahlah kau perih...Pergilah menjauh dan jangan kembali. Tolong jangan kembali.

Enyahlah kau bersama hempasan angin pagi. Jangan pernah membayangiku lagi.

Aku sudah tinggalkan semua luka itu. Dan kini aku siap berlari bersama mentari baru.

Selasa, 20 November 2012

Nenek tua pencari botol bekas

Pagi ini saya mendapat 'tamparan' yang kembali menyadarkan saya tentang makna hidup.

Di pinggir jalan Gerilya, saat saya melintas pelan saya lihat seorang nenek yang renta sedang mencari rongsok botol bekas. Saya hentikan laju kendaraan saya. Diam-diam saya amati nenek itu. Badan yang renta membungkuk itu harus tetap berjuang demi sesuap nasi. Sungguh miris.

*Bukan bermaksud untuk riya'*. Saya putuskan untuk mendekati nenek itu dan memberinya sedikit uang. Sebelum menerima uang yang saya berikan, nenek itu berkata 'sebenarnya saya bukan peminta-minta mbak. saya hanya mencari botol bekas saja'  Deg !! ada rasa bersalah pada diri saya karena saya merasa mungkin saya telah secara tidak langsung merendahkan harga diri nenek itu. Dalam hati saya berpikir nenek itu tidak akan menerima pemberian saya. Pandangan saya terus menerawang mata nenek yang berkaca-kaca, saya makin merasa iba. Akhirnya nenek itu menerima pemberian saya dan dengan terbata-bata mengucapkan terimakasih. Saya lega dan terharu. Dan setelah itu nenek kembali melanjutkan langkah.

Lesson learned that perjuangan untuk mempertahankan hidup memang selalu penuh dengan ujian dan cobaan. Namun orang pinggiran ini tetap semangat dan pantang menyerah walau badai derita selalu mengiringi langkahnya. Orang-orang pinggiran ini mungkin miskin secara materi, yang hanya hidup untuk sering menahan lapar, tinggal di gubug reot yang jika terkena angin dan hujan akan roboh. Namun, miskinnya  mereka dalam materi justru membuat mereka kaya akan jiwa, pandai bersyukur, pandai mendekatkan dirinya dengan Gusti Allah ingkang Maha Agung.

Terlintas di pikiran saya bagaimana jika hari hujan, sedangkan nenek itu masih berada di jalanan untuk mencari rongsok. Dan bagaimana dengan terik matahari yang selalu menerpa kulit nenek yang keriput itu. Dengan fisik yang sudah sangat rapuh dan renta, nenek masih bisa bertahan. Saya teringat diri saya yang sering bahkan selalu mengeluh dengan kondisi alam, padahal saya selalu berada di dalam ruangan.

Mereka selalu bergelut dengan Zona tidak nyaman, dimana musim alam adalah sahabat mereka dalam memutar roda-roda kehidupan mereka. Demikian pula dengan kesehatan, jika mereka sakit maka tidak ada daya untuk bekerja. Jangankan untuk berobat, untuk mengganjal rasa lapar pun sulit. Luar biasa kesabaran yang dimiliki mereka.

Hiburan bagi mereka adalah hanya saat-saat dimana mereka bisa tertawa berkumpul dengan keluarga mereka walau mereka berada dalam kehidupan yang pedih serba kekurangan. Dari situlah kita bisa belajar bahwa bahagia itu sederhana.

Melongok kehidupan orang pinggiran, betapa perjalanan kehidupan yang harus mereka tempuh penuh dengan kerikir tajam yang mampu mengoyak kaki mereka namun dengan rasa syukur yang begitu besar terhadap Sang Pencipta mereka tetap tegar dan ikhlas. Itulah makna kehidupan.

Senin, 19 November 2012

A song brings a thousands feeling.

This is our song. 

Rasanya sudah lama tidak menyimaknya. 

ahh..lagu itu... pikiran saya sudah tidak karuan lagi saat lafal "i love you" menerobos ke seluruh sel-sel otak ini. Setiap jengkal bait mengingatkan saya tentang "A". 

Dan tanpa sadar, air mata ini pun luruh. Saat bait "even though we didn't make it through, i am always here for you" 

**********

Avril Lavigne_i Love you

La la, la la la la
La la, la la la

I like your smile
Aku suka senyummu
I like your vibe
Aku suka karismamu
I like your style
Aku suka gayamu
But that's not why I love you
Namun bukan karena itu aku mencintaimu

And I, I like the way
Dan aku suka caramu
You're such a star
Engkau seperti seorang bintang
But that's not why I love you
Namun bukan karena itu aku mencintaimu

Hey, do you feel
Hei, apakah kau merasakan?
Do you feel me?
Apakah kau merasakan aku?
Do you feel what I feel too?
Apakah kau merasa apa yang kurasa?
Do you need, do you need me?
Apakah kau membutuhkan ku?
Do you need me?
Apakah kau membutuhkan aku?

You're so beautiful
Kau begitu indah
But that's not why I love you
Namun bukan karena itu aku mencintaimu
I'm not sure you know
Aku tak yakin kau tahu
That the reason I love you is you
Bahwa alasanku mencintaimu adalah dirimu
Being you, just you
Dirimu, hanya dirimu
Yeah the reason I love you
Yeah, alasanku mencintaimu
Is all that we've been through
Adalah segala yang telah kita lalui
And that's why I love you
Dan karena itulah aku mencintaimu

La la, la la la la
La la, la la la

I like the way you misbehave
Aku suka kelakuan burukmu
When we get wasted
Saat kita hilang kendali
But that's not why I love you
Namun bukan karena itu aku mencintaimu
And how you keep your cool when I'm complicated
Dan caramu tetap tenang saat aku sulit dipahami
But that's not why I love you
Namun bukan karena itu aku mencintaimu

Oh-h-h, oh-h-h-h
Even though we didn't make it through
Meskipun hubungan kita gagal di tengah jalan
I am always here for you
Aku selalu ada untukmu